Laman

Rabu, 27 Juni 2012

Empat Cabup Resmi Daftarkan Gugatan

Kresnapati - PATI- Empat pasangan calon bupati dan wakil bupati Pati resmi mendaftarkan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK), Senin (25/6). Mereka adalah pasangan nomor urut 2 Imam Suroso-Sujoko, Sri Susahid-Hasan (4), Sri Merditomo-Karsidi (3), dan Kartina Sukawati-Supeno (6).  Gugatan Imam Suroso-Sujoko diajukan paling awal, yakni pukul 15.05. Adapun ketiga pasangan calon lainnya menyusul pada pukul 16.15. Pengajuan perkara perselisihan hasil pemilihan umum kepala daerah dan wakil kepala daerah Pati (PHPU) yang diajukan empat pihak tersebut diberikan nomor tanda terima berurutan.
Imam Suroso-Sujoko didampingi kuasa hukumnya Arteria Dahlan ST SH dan Yodben Silitonga SH. Adapun tiga pasangan calon lainnya didampingi Arteria Dahlan ST SH, Irma Anggesti SH, Akhmad Asfihani SH, Aulia Harum Sukmawati SH, Fitri Muniro SH, dan Adzan Luthan SH.    
Seorang kuasa pemohon (empat pasangan calon) Arteria Dahlan ST SH menyatakan, materi gugatan yang diajukan masing-masing pasangan calon pada intinya hampir sama, yakni berkait surat suara dan indikasi kecurangan dalam pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada. Untuk materi terakhir, yang membedakan adalah tempat pemungutan suara (TPS). Secara umum, mereka juga mengajukan permohonan keberatan terhadap penetapan rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara tahap akhir di tingkat kabupaten oleh KPU Pati. Termasuk keberatan atas berita acara rekapitulasi hasil penghitungan suara pemilu bupati dan wakil bupati Pati yang dibuat KPU.
Tidak Tepat
Arteria menjelaskan, pengubahan format surat suara oleh KPU dinilai tidak tepat. Karena amar putusan MK yang memerintahkan pelaksanaan PSU tidak ada perubahan apa pun kecuali penggantian pasangan calon Sunarwi-Tejo Pramono dengan Imam Suroso-Sujoko setelah melalui proses verifikasi persyaratan.  "Validasi data pemilih saja tidak perlu dilakukan kok ini format surat suara diubah dari sebelumnya," ujarnya saat dihubungi Suara Merdeka, kemarin.
Dua hari sebelum pelaksanaan PSU, keberatan atas surat suara dengan format kolom tanda tangan ketua KPPS di bagian kiri bawah atau berada tepat di balik kolom pasangan nomor urut 5 disampaikan empat pasangan calon. Kala itu mereka meminta KPU menarik dan memusnahkan surat suara untuk kemudian mencetak yang baru sesuai format lama dengan konsekuensi pelaksanaan PSU ditunda.
Keberatan tersebut ditindaklanjuti KPU dengan memindahkan kolom tanda tangan ketua KPPS ke bagian atas sehingga tidak berada di balik kolom enam pasangan calon dengan tulisan tangan. PSU pun dilaksanakan sesuai jadwal dengan diikuti enam pasangan calon. Hanya, sebagian besar kontestan PSU menyimpan keberatan itu untuk kemudian melakukan gugatan.
Selain itu, kualitas surat suara juga menjadi bahan gugatan. Menurutnya, tanpa dicoblos, banyak surat suara yang berlubang di kolom pasangan calon nomor urut 5.  Tidak hanya itu, keberatan mayoritas saksi pasangan calon atas hasil rekapitulasi hasil penghitungan suara di KPU tidak diindahkan. Selaku Koordinator Tim Hukum Imam Suroso, Arteria juga meragukan daftar pemilih tetap (DPT) yang digunakan pada PSU

sumber www.suaramerdeka.com

PMII DESAK DINAS PENDIDIKAN PATI TURUNKAN BIAYA PENDIDIKAN

Kresnapati- Pati - Rabu (27/6) Dua puluhan mahasiswa dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) berunjuk rasa di depan Dinas Pendidikan (Disdik) Pati. Meski jumlahnya hanya puluhan orang, unjuk rasa para mahasiswa itu, mendapat penjagaan ketat 1 unit pasukan Pengendalian Massa (Dalmas) Polres Pati.

Dengan membawa bendera panji-panji PMII dan keranda, puluhan aktifis PMII berunjuk rasa menuntut keadilan adanya praktek-praktek yang mereka nilai sebagai bentuk komersialisasi pendidikan di Pati.

Menurut  Koordinator Aksi Imam Hanavi mengatakan, aksinya berunjuk rasa ke Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Pati, untuk memperjuangkan agar pihak-pihak terkait serius dalam memberantas mafia berkedok pendidikan.

”Jangan jadikan pendidikan sebagai komersialisasi. Di SMA Negeri 1 pertahun mendapat uang Rp. 4,39 Milyar lebih. Dan kepala SMA Negeri 1 mengajukan untuk Sistem Kredit Semester (SKS) dan per SKK nya Rp.70ribu. Jadi totalnya cukup fantastis, yang kami tuntut cuma itu keadilan, ujarnya.

Menanggapi unjuk rasa PMII itu, Kabid Pendidikan Menengah Disdik Pati, Suwanto SPd menyarankan para mahasiswa yang berunjuk rasa untuk berdialog. Karena yang dipermasalahkan penyelenggaraan sistem kredit semester (SKS) di SMA Negeri 1 Pati yang dinilai tidak berpihak kepada masyarakat miskin. Padahal dalam pelaksanaannya, satuan pendidikan dan Disdik Pati, sudah sesuai regulasi yang mengaturnya.

“Sebenarnya masalah penyelenggaraan SKS itu, BNSP sudah membuat petunjuk teknis tahun 2010. Didaerah lain sudah menyelenggarakan, di SMA Negeri Pati ini termasuk terlambat. Didalam petunjuk teknis itu, SMP/MTs dan SMA/MA yang berkategori standar itu boleh menyelenggarakan SKS. Tapi untuk yang berstandar nasional dan RSBI itu wajib,” jelasnya.

Saling dorong dan saling pukul sempat terjadi, ketika mahasiswa memaksa masuk untuk menemui para pimpinan di Disdik Pati, yang tidak ada ditempat. Informasi yang PAS Pati peroleh, Kepala Disdik Pati Drs Sarpan MM memang sedang berada di Semarang untuk menghadiri undangan Tindak Lanjut Rekomendasi Hasil Pemeriksaan (TLRHP) BPK RI, bersama Sekretaris Bambang Santoso SPd MPd dan Kasubag Keuangan FD Daru Karimintarsih.
Selesai berunjuk rasa di depan Dinas Pendidikan (Disdik) Pati, aktifis PMII  melanjutkan untuk beraudensi dengan DPRD Pati.

Jumat, 22 Juni 2012

Obyek pariwisata di pati

Kabupaten Pati mempunyai beberapa obyek pariwisata merupakan salah satu daya tarik tersendiri.
Industri pariwisata ini mendapat perhatian cukup besar  sebagai salah satu penyumbang dana pembangunan.
Tempat Rekreasi diantaranya :


Obyek Wisata Alam ‘GUA PANCUR’

Terletak di Desa Jimbaran Kecamatan Kayen dari kota Pati 20 km, panjang gua 7365 m dengan stalagtit dan stalagnit sangat indah.Debit air + 40 lt/detik cukup untuk pengairan sawah di sekitarnya.
Fasilitas kolam pancing, hutan jati, pemandangan alam yang indah


Obyek Wisata ‘GUA WAREH’

Terletak di Desa Kedumulyo Kec Sukolilo sejauh + 24 km dari kota Pati, luas areal obyek 4,5 ha mempunyai 2 lorong, kekiri 100 m panjangnya, terdapat sungai bawah tanah dan kearah kanan dari mulut gua panjangnya 50 m tembus ke luar gua


Obyek Wisata Budaya ‘PINTU GERBANG MOJOPAHIT’

Terletak di Desa Muktiharjo Kec Margorejo, sejauh 4 km dari kota Pati.Pintu Gerbang ini merupakan peninggalan kerajaan Mojopahit yang di angkat oleh Kebonyabrang sebagai persyaratan untuk diakui sebagai Putra Sunan Muria, namun setelah sampai di Desa Rondole, Kebonyabrang tidak kuat melanjutkan perjalanan. Akhirnya Sunan Muria memerintahkan bahwa perjalanan tidak usah diteruskan dan Kebonyabrang disuruh menunggu pintu gerbang tersebut sampai meniggal dunia

OBYEK WISATA GUNUNGROWO INDAH
Terletak di Desa Sitiluhur, Kecamatan Gembong, Jarak dari Kota Pati lebih kurang 16km, dengan kondisi jalan beraspal. Luas areal obyek lebih kurang 320 ha dengan pemandangan
alam yang indah berupa gunung dan lembah yang hijau penuh tanaman kopi, cengkih, buah-buahan dan tanaman pertanian laiinya.
Falilitas
- Wisata air Speed boat, bebek air
- Taman rekreasi Mainan anak-anak, Gardu pandang, panggung terbuka
- Jalan Lingkar. Pada hari-hari besar diadakan hiburan dan lomba

OBYEK WISATA ALAM AIR TERJUN GRINJINGAN SEWU DAN AIR TERJUN SEPLETUS
Terletak di Desa Jrahi Kecamatan gunungwungkal, sejauh lebih kurang 27km dari Kota Pati.Terjunan air Grinjingan Sewu lebih kurang 25 meter dan Terjunan air Sepletus lebih kurang 100 meter di tengah kehijauan alam yang asri, sejuk dan indah. Tanaman Bawang putih dan jeruk adalah penghasilan utama bagi penduduk sekitar obyek. Lokasi air terjun ini lebih kurang 600 meter dari permukaan laut.

OBYEK WISATA KEBUN KOPI JOLLONG
Terletak disisi timur Pegunungan Muria pada ketinggian 800m dari permukaan laut, di Desa Jollong Kecamatan Gembong lebih kurang 20km dari Kota Pati, berpanorama indah dan berhawa sejuk. Pabrik kopi dn perkebunannya bekas peninggalan Belanda yang sampai saat ini masih aktif berprodoksi
Kondisi jalan menuju ke obyek sudah beraspal dan bisa dijangkau kendaraan roda empat sampai di depan obyek
Daya Tarik obyek Wisata
a. Camping Fasilitasnya sudah baik dan sering digunakan untuk camping adik-adik pramuka dan mendapatkan respons yang baik, karena sudah dibuatkan fasilitas-fasilitasnya antara lain Lapangan, mck, sungai dengan air yang selalu bersih dan arena parkir yang luas.
b. Kebun Bunga Kebun Bunga yang dikembangkan oleh PTP dengan luas lahan lebih kurang 400m2 terletak di lingkungan rumah dinas administratur PTPXVIII Kebun Kopi Jollong.
c. Air Terjun
Kondisinya nampak asri dan alam sekitarnya sangat indah, Dan untuk menuju ke lokasi sudah dibuatkan jalan setapak.

AGROWISATA PERIKANAN AIR TAWAR DESA TALUN, KECAMATAN KAYEN, KABUPATEN PATI
Kawasan Agrowisata Prikanan air tawar di Desa Talun Kecamatan Kayen terletak lebih kurang 10km Pati
Luas tambak lebih kurang 8 Ha
Jenis ikan IKan bandeng, ikan tawes, nila dan karper.
Sementara ini yang sudah dioperasionalkan adalah untuk tempat pemancingan dan pondok saji ikan bakar sebagai sarana rekreasi keluarga yang murah meriah khususnya pnggemar memancing.

SARANA WISATA
DAFTAR HOTEL
1. Hotel Berbintang – Hotel Kurnia
Jl Tondonegoro No. 12 Pati
Telp. (0295)381133
- Hotel Merdeka
Jl P. Diponegoro No.69
Telp.(0295)381106
- Hotel jaya Agung
Jl. Sunan Muria No. 366 Pati.
Telp.(0295)381811
- Hotel Tayu Indah
Jl.P. Sudirman No. 87 Pati
- Hotel Bahagia
Jl. RA. Kartini No. 8 Pati.
Telp.(0295)3828444
- Hotel Guna Wijaya
Jl.P. Diponegoro No. 40 Pati
Telp.(0295)381357
- Hotel Ana
Jl P. Sudirman No. 36 Pati
Telp.(0295)381155
- Hotel Mulia
Jl. Kol. Sunandar No. 7 Pati
Telp.(0295)382802
- Hotel Setuju
jl. Ratu Kalinyamat No. 55 Tayu
- Hotel Djoyo
Jl. Stasiun No 44 Juwana
Telp.(0295)471749
- Hotel Srikandi
Jl. Kyai Pupus No 35 Pati
Telp.(0295)382319
- Villa Indah Graha
Desa Sitiluhur Gembong Pati

2. Hotel Melati – Hotel Mini
Jl. Dr. Susanto No. 16 Pati
Telp.(0295).381923
- Hotel Mini Baru
Jl. Penjawi No. 63 Pati
Telp.(0295)383955
- Hotel Hang Tuah
Jl. Hang Tuah No. 130 Juwana
Telp.(0295)471464
- Hotel Putri Shima
Jl. Raya Pati, Tayu, Pati
Telp.(0295)181002
- Hotel Asri
Jl. Juwana No. 96 Tayu
Telp.(0295)382132
- Hotel Sartika
Jl.Kol. Sunandar No. 17 Pati
Telp.(0295)383132
- Hotel Graha Dewata
Jl.K. Shimo No 1 Juwana
Telp.(0295)471481
- Hotel Pati
Jl.P. Sudirman No.60 Pati
Telp.(0295)381313
- Hotel Rama
Jl. Supriyadi No.60 Pati
Telp.(0295)382207
- Hotel Mahkota
Jl. Penjawi No. 22 Pati
Telp.(0295)381637
- Hotel Graha Wisata
Jl. Raya Pati-Kudus KM4 Pati
Telp.(0295)383232

KERETA WISATA
Kereta Wisata DISHUBPAR(Dinas Perhubungan dan Pariwisata)Kabupaten Pati menyediakan Paket Wisata baik anak-anak (khususnya TK dan SD) dengan tujuan Obyek Wisata di Kabupaten Pati mampu mengangkut lebih kurang 50 anak maupun Paket Wisata lainnya.
Guna menyemarakkan Kota Pati setiap sore digunakan berwisata keliling Kota khususnya sekitar aloon-aloon Pati, sedangkan pada setiap hari Minggu di sekitar Stadion joyokusuma Pati.

OBYEK WISATA RELIGIUS
1. OBYEK WISATA MAKAM SARIDIN (SYECH JANGKUNG)
Terletak di Desa Landoh, Kecamatan Kayen sejauh lebih kurang 17 Km dari Kota Pati ke arah selatan melalui jalan raya menuju Kabupaten Purwodadi turun di Kayen, ke lokasi lewat jalan kampung yang sudah beraspal sampai desa makam.
Fasilitas Obyek: – Bangunan Pendopo. – Tempat Mandi,Cuci dan Kakus
- Bangunan Masjid. – Tempat Penitipan Sandal/Sepatu
- Bangunan Makam. – Tempat Parkir
Makam ini ramai dikunjingi wisatawan, lebih-lebih hari Jum at Pahing, penunjung dari Jawa Tengah, Jawa Barat, Jawa Timur,Sumatera bahkan Malaysia dan Singapura.
Mengenai Upacara Khol dilaksanakan setiap tanggal : 14 – 15 bulan Rajab dengan acara : – Upacara Ganti Selambu – Pasar Malam
- Pengajian
Sejarah :
Menurut cerita Saridin (Syech Jangkung) dilahirkan di Desa Landoh Kiringan Tayu.Setelah dewasa beliau berkelana di daerah-daerah Pulau Jawa bahkan sampai di Sumatera untuk menyebarkan Agama Islam.
Waktu masih hidup beliau wasiat apabila wafat agar dimakamkan di Desa Landoh,Kayen.
Dikomplek Makam Saridin ada beberapa makam : a. Makam bakul legen yaitu Prayoguna dan Bakirah.
b. Makam isteri-isterinya yaitu RA Retno Jinoli dan RA Pandan Arum.

OBYEK WISATA MAKAM SYECH KH.AKHMAD MUTAMAKKIN
Terletak di Desa Kajen, Kecamatan Margoyoso, Kabupaten Pati yang dikenal sebagai Kampung Pesantren.Desa yang posisinya jauh dari keramaian kota sekitar lebih kurang 18 Km dari Kota Pati ke Utara dengan kondisi jalan sudah beraspal.
Asal-Usul:
Syech KH. Akhmad Mutamakkin adalah salah seorang wali ullah yang banyak mempunyai karomah dan telah berjasa besar dalam p e r i n t i s a n dan penyebaran Agama Islam, seorang faqih yang dia s e g a n i s e r t a berpandangan jauh beliau berdakwah dari tempat ke tempat yang dianggap tepat sasaran.Setiap tanggal 10 Muharam Hari Haul beliau diperingati dengan penuh hidmat.

OBYEK WISATA MAKAM SYECH RONGGO KUSUMO.
Terletak di Desa Ngemplak, Kecamatan Margoyoso,Kabupaten Pati, sebelah Barat Desa Kajen lebih kurang 2 Km.
Cerita singkat:
K.Raden Ronggokusumo adalah putera K.Agung Meruwut yang juga masih keponakan KH.Ahmad Mutamakkin yang merupakan salah satu murid yang lain, ia diperintahkan untuk membuka tanah (menebang hutan) disebelah barat Desa Kajen.
Perintah beliau dilaksanakan penuh tanggungjawab sehingga dalam waktu yang singkat (konon dalam waktu satu malam) tanah tersebut terlihat emplak-emplak, sehingga oleh beliau dinamai Desa NGEMPLAK.
K.Raden Ronggokusumo menetap di Desa tersebut dan ia berjasa besar dalam menyiarkan Agama Islam.Setiap tanggal 10 Shafar, Hari Ulang Tahun atau Haul yang selalu dibanjiri oleh para zairin dari berbagai daerah.

OBYEK WISATA BUDAYA SENDANG TIRTA MARTA SANI.
Terletak di Desa Tamansari Kecamatan Tlogowungu sejauh lebih kurang 4 Km dari Kota Pati. Sendang Seni adalah sumber air dimana Sunan Kalijogo akan mengambil air wudlu tiba-tiba disisani oleh pengawalnya sehingga disabda oleh beliau menjadi seekor bulus.
Di komplek obyek ini terdapat Makam Adipati Pragola beserta pengawalnya dan masih dianggap keramat oleh masyarakat sekitarnya.
Setiap tahun tepatnya bulan Maulud selalu diadakan prosesi oleh Yayasan Handodento.
Fasilitas :
a. Paseban : Tempat untuk mengheningkan diri mohon kepada Sang Pencipta.
b. Padusan : Tempat mandi yang airnya diambil dari Sendangsani yang sementara
dipercayai membawa berkah.
c. Kolamrenang : Sarana rekreasi anak-anak dan remaja (dalam proses perbaikan).
d. Pendopo : Sarana pentas kesenian Pati.
e. Areal Parkir yang luas.